Mengenal Islam

Tiada jalan bagi kita semua melainkan hanya menjadikan Islam sebagai pegangan hidup dalam segala hal, dalam beribadah, bermuamalah, berpolitik, berekonomi, berpendidikan, bersosial dan lain sebagainya.

Mengenal Islam

       Pengertian Islam

  1. Pengertian Islam secara bahasa

Dari sisi bahasa, Islam berasal dari kata “Aslama” yang berakar dari kata “Salima”. Kata Islam merupakan bentuk “Mashdar” (infinitif) dari kata “Aslama (أسلم)” ini. Dan Jika ditinjau dari segi bahasa yang dikaitkan dengan asal muasal kata, Islam memiliki beberapa pengertian, diantaranya adalah:

  1. Islam bermakna perdamaian.

Pengertian Islam yang menunjukkan makna Damai ini dikarenakan kata Islam itu sendiri terambil dari akar kata “As-Silmu (السَّلْم)” yang bermakna damai. Dalam al-Qur’an Allah berfirman:

{ وَإِنْ جَنَحُوا لِلسَّلْمِ فَاجْنَحْ لَهَا وَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ} [الأنفال: 61]

“Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”

Dan memang benar, Islam adalah agama yang penuh dengan pesan-pesan perdamaian. Sebagai salah satu bukti bahwa Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi perdamaian adalah bahwa Islam baru memperbolehkan kaum muslimin berperang jika mereka diperangi oleh para musuh-musuhnya. Dan ketetapan ini benar-benar direkam dalam al-Qur’an:

{أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللَّهَ عَلَى نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ } [الحج: 39]

“Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Maha Kuasa menolong mereka itu.”

  1. Islam bermakna berpasrah diri.

Pengertian islam selanjutnya adalah menyerah dan berpasrah diri. Hal ini sebab kata “Islaam (الإسلام)” yang berarti penyerahan dan kepasrahan. Dalam al-Qur’an Allah berfirman:

{وَمَنْ أَحْسَنُ دِينًا مِمَّنْ أَسْلَمَ وَجْهَهُ لِلَّهِ وَهُوَ مُحْسِنٌ} [النساء: 125]

“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menyerahkandirinya kepada Allah, sedang diapun mengerjakan kebaikan”

Hal ini menunjukkan bahwa seorang pemeluk Islam merupakan seseorang yang secara ikhlas menyerahkan jiwa dan raganya hanya kepada Allah SWT. Penyerahan diri seperti ini ditandai dengan pelaksanaan terhadap apa yang Allah perintahkan serta menjauhi segala larangan-Nya. Sebagai seorang muslim, sesungguhnya kita diminta Allah untuk menyerahkan seluruh jiwa dan raga kita hanya kepada-Nya. Oleh karena itulah, sebagai seorang muslim, hendaknya kita menyerahkan diri kita kepada aturan Islam dan juga kepada kehendak Allah SWT.  Karena insya Allah dengan demikian akan menjadikan hati kita tentram, damai dan tenang (baca; Muthma’inah).

  1. Islam berarti mensucikan diri.

Islam merupakan agama yang suci dan bersih, yang mampu menjadikan para pemeluknya untuk memiliki kebersihan dan kesucian jiwa yang dapat mengantarkannya pada kebahagiaan hakiki, baik di dunia maupun di akhirat. Pada hakekatnya, ajaran-ajaran Islam yang bermacam-macam itu tak lain tujuannya adalah untuk mensucikan dan membersihkan jiwa manusia dari kotoran-kotoran yang ada. Dalam bahasa arab, bersih atau suci diredaksikan oleh Allah dengan kata “saliim (سَلِيمٍ)”. Allah berfirman dalam al-Qur’an:

{ يَوْمَ لَا يَنْفَعُ مَالٌ وَلَا بَنُونَ (88) إِلَّا مَنْ أَتَى اللَّهَ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ} [الشعراء: 88، 89]

“(yaitu) di hari harta dan anak-anak tidak lagi berguna, kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih

  1. Islam berarti kesejahteraan.

Islam merupakan agama yang senantiasa membawa umat manusia pada keselamatan dan kesejahteraan. Berkenaan dengan arti kesejahteraan ini, bisa kita temukan dalam firman Allah dalam Al-Qur’an yang berbunyi:

{قَالَ سَلَامٌ عَلَيْكَ سَأَسْتَغْفِرُ لَكَ رَبِّي إِنَّهُ كَانَ بِي حَفِيًّا } [مريم: 47]

"Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan meminta ampun bagimu kepada Tuhanku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku”

Itulah kurang lebih pengertian islam jikalau kita pahami secara bahasa dan dari asal muasal kata “Islam” itu diambil.

  1. Pengertian Islam secara istilah.

Adapun dari segi istilah, (ditinjau dari sisi subyek manusia dan interaksinya terhadap ajaran Islam), maka Islam adalah “ketundukan seorang hamba kepada wahyu Ilahi yang diturunkan kepada para Nabi dan Rasul, khususnya baginda Muhammad SAW guna dijadikan pedoman hidup yang terejawantahkan dalam dimensi akidah, akhlak dan syariat sebagai pembimbing umat manusia untuk meniti jalan penghambaan guna menggapai kebahagiaan di dunia maupun di akhirat nanti.

Dari definisi islam di atas, bisa kita pahami bahwa islam adalah agama yang:

  1. Datang dari wahyu ilahi.
  2. Di bawa oleh para nabi dan rasul.
  3. Sebagai pedoman hidup manusia.
  4. Di antara ajaran islam paling urgent adalah akidah, akhlak dan syariat.
  5. Tujuan akhir islam adalah menuntun manusia menggapai kesejahteraan dunia dan akhirat (Sa’adatud Darain)

Sebagai sebuah agama, islam pun memiliki beberapa karakteristik yang membedakan dia dari yang lain. di antara karakteristik utama islam adalah:

  1. Islam sebagai agama yang universal (Syumul). Dalam arti islam bukanlah agama yang hanya terkhususkan bagi sekelompok manusia tertentu saja, tetapi bagi setiap manusia di tempat mana pun dan masa kapan pun.
  2. Islam adalah agama yang lengkap, sebab mencakup semua aspek dan sisi kehidupan manusia. Mulai dari sisi ibadah, akhlak, ekonomi, perpolitikan, sosial dlsb.
  3. Islam adalah agama yang menjunjung tinggi keadilan.
  4. Islam adalah agama yang seimbang/moderat.
  5. Islam adalah agama yang sangat menjunjung tinggi kemanusiaan.

Al-Islam, yang tidak lain dan tidak bukan adalah agama yang benar-benar bersumber dari Allah SWT, yang tiada keraguan sedikitpun mengenai kebenarannya. Islam merupakan agama sempurna yang menyempurnakan agama-agama terdahulu yang sudah banyak dikotori oleh campur tangan pemeluknya sendiri. Tiada jalan bagi kita semua melainkan hanya menjadikan Islam sebagai pegangan hidup dalam segala hal, dalam beribadah, bermuamalah, berpolitik, berekonomi, berpendidikan, bersosial dan lain sebagainya.

Kebahagiaan dunia dan akhirat merupakan hal yang insya Allah akan dipetik, oleh mereka-mereka yang memiliki komitmen untuk melaksanakan Islam secara kaffah, sebagaimana para pendahulu-pendahulu kita. Semoga Allah menjadikan kita sebagai hamba-hamab-Nya yang baik. Amiin.

  1. Cara seseorang untuk menjadi seorang muslim

Sebagai agama yang membawa kemudahan bagi pemeluknya, maka Islam pun memberikan kemudahan tentang bagaimana tatacara agar seseorang bisa menjadi salah satu pemeluk ajaran Islam yang indah ini. Ibarat sebuah rumah, Islam adalah rumah yang sangat besar nan megah, dengan ruangan yang berbilang banyak–nya. Bagi seseorang yang ingin masuk ke dalam rumah itu, dia harus memiliki kunci pembukanya. Dan kunci itu tiada lain adalah syahadat, yakni dengan mengucapkan:

أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدا رسول الله

Asyhadu an La Ilah IllaLlah Wa Asyhadu Anna Mukhammadar RosuluLlah; aku bersaksi bahwa Tiada tuhan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah

Dan tentunya juga meyakini makna dan kandungan dari dua kalimat syahadat tersebut.

Admin Ajib Dot Com