Sejarah singkat Kemal Ataturk - Akhir Yang Hina Bagi Penghancur dan Penolak Khilafah

Akhir Yang Hina Bagi Penghancur dan Penolak Khilafah

1. Sejarah kematian Kemat Ataturk Pasha 'Pahlawan Turki Muda/Bapak Pendiri Republik Turki Modern ?'

Sejarah singkat Kemal Ataturk

Dikenal sebagai 'Bapak Modernisasi Turki' dari prespektif Barat, beliau sebenarnya adalah tokoh yang meng'sekular'kan dan 'membunuh' syiar Islam di Turki. Siapa lagi jika bukan Mastafa Kamal (Kemal) Atatürk yang diberi gelar al-Ghazi (orang yang memerangi). Kata Atatürk berarti bapak orang Turki. Artaturk adalah orang yang bertanggung jawab meruntuhkan Khilafah Islam -Turki pada tahun 1343H (1924M).
Dia dilahirkan pada tahun 1299H (1880M) di kota Salonika, Yunani yang ketika itu merupakan taklukan Khilafah Utsmani.


Mustafa Kamal Ataturk 1881-10 November 1938 adalah pengasas Republik Turki. Beliau merupakan pegawai tentera, pemimpin revolusi, negarawan dan presiden Turki yang pertama.

Ia adalah komander tentera yang berjaya dan berkhidmad sebagai panglima tentera semasa Pertempuran Gallipoli.

Angkatan tentera pimpinannya berjaya merampas kembali wilayah Anatolia dan Palestin. Ketika itu Empayar Ottoman / Uthmaniyah sedang dikoyak-koyak oleh Tentera Bersekutu.

(Menurut versi lain-kemenangannya hadiah dari sekutu).

Mustafa Kamal telah memimpin pergerakan kebangsaan Turki menghadapi Perang Kemerdekaan Turki.

Ia telah memindahkan ibu negara Turki dari Istanbul ke Angora yang kini dikenali sebagai Ankara.

Mustafa Kamal telah membentuk semula aspek kehidupan rakyat Turki agar sesuai dengan tuntutan semasa yang kemudian dipangil ideologi Kemalist. Ideologi ini bertujuan menyediakan Turki ke arah negara moden, demokratik dan negara sekular , positif dan bertindak rasional.

Ia memerintah dari tahun 1918 hingga 1934.

Ia adalah seorang negarawan yang mahir berpolitik. Memeperkenalkan sistem politik sekularisme, Ia ‘berjaya’ meruntuhkan kekhalifahan Turki Utsmaniyyah. Proses runtuhnya Khilafah terjadi pada bulan 28 Rajab 1342 H bertepatan dengan 3 Maret 1924 M.

Kematian Ataturk la'natullah 'alaih

Di saat kematiannya, Allah telah mendatangkan beberapa penyakit kepadanya, sehingga merasakan siksaan yang demikian dahsyat, di antaranya adalah:
1. Didatangkan penyakit kulit sampai ke kaki dimana ia merasa gatal-gatal seluruh tubuh.
2. Sakit jantung.
3. Penyakit darah tinggi.
4. Panas sepanjang waktu, tidak pernah merasa dingin sehingga terpaksa diarahkan ke pemadam kebakaran untuk menyiram rumahnya 24 jam.


Pembantu-pembantunya juga diarahkan untuk meletakkan potongan-potongan es di dalam selimut untuk mendinginkan tubuhnya. Maha Suci Allah, berbagai upaya itu tak dapat membuat rasa panas hilang. Karena tidak tahan dengan panas yang ditanggung, ia menjerit sehingga seluruh istana mendengar jeritan itu.
Karena tidak tahan mendengar jeritan, mereka yang bertanggung jawab telah mengirimnya ke tengah lautan dan ditempatkan dalam perahu dengan harapan ia akan merasa sejuk. Panasnya tak juga hilang! Pada 26 september 1938, ia pingsan selama 48 jam karena terlalu panas dan sadar setelah itu tetapi hilang ingatan.

Pada 9 November 1938, Kemal pingsan lagi selama 36 jam dan akhirnya meninggal dunia. Sewaktu dia meninggal, tidak seorang pun yang memandikan, mengkafani dan menyolatkan mayatnya. Mayatnya diawetkan selama 9 hari 9 malam, sehingga adik perempuan beliau datang meminta ulama-ulama Turki memandikan, mengkafani dan menyolatkannya. Tidak hanya itu, Allah tunjukkan lagi balasan azab ketika mayatnya di bawa ke kuburan. Saat mayatnya hendak ditanam, tanah tidak menerimanya (tak dapat dibayangkan bagaimana tanah tidak menerimanya).

Karena putus asa, mayatnya diawetkan sekali lagi dan dimasukkan ke dalam museum yang diberi nama EtnaGrafi selama 15 tahun sampai tahun 1953.
Setelah 15 tahun mayatnya hendak ditanam kembali, tetapi bumi sekali lagi tak menerimanya. Habis ikhtiar, mayatnya dibawa pula ke satu bukit ditanam dalam satu bangunan marmer beratnya 44 ton. Mayatnya ditanam di celah-celah batu marmer. Apa yang menyedihkan, ulama-ulama saat itu mengatakan bahwa bukan hanya bumi Turki, seluruh bumi Allah ini tidak akan menerima Kamal Atatürk.


Refrensi :
1.http://akuislam.com/blog/fakta-menarik/mustafa-kamal-ataturk-kematian-yang-menyeksakan/

2. http://www.kabarpapua.net/2015/04/hinanya-kematian-mustafa-kemal-ataturk.html?m=1

3. http://perjuanganislami.blogspot.com/2013/12/mustafa-kemal-ataturk.html?m=1

Admin Ajib Dot Com